Meraih Puasa Istimewa

Meraih Puasa Istimewa

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan salah satu bulan Allah SWT mencurahkan segala rahmat dan ampunan kepada hambanya yang dikehendaki. Setiap muslim pun mudah terdorong untuk memperbanyak amal shaleh di bulan suci ini, seperti tadarus Al-Quran dan shalat sunnah tarawih. Kebahagiaan saat berbuka puasa bersama menjadi ciri khas bulan Ramadhan sebagai momen kebersamaan sesama muslim.

Menurut KH Abdul Aziz Mudzakir, Pengasuh Pesantren Tahfizh Khusus Anak Al Azka, Cisauk Tangerang. Setiap muslim di Bulan Ramadhan memiliki kriteria puasanya masing-masing, ada yang puasa hanya menahan dahaga dan lapar saja, itulah puasanya orang awam. Namun, ada puasanya orang-orang shaleh yang tidak sebatas menahan haus dan lapar saja. Puasa tersebut disebut sebagai puasanya orang-orang khusus, ia berpuasa menjaga pandangan, mengisi waktu selama berpuasa untuk ibadah, memperbanyak khatam al-quran, meningkatkan amalan sunnah dan lain sebagainya.

Puasanya orang-orang khusus ini menjadikan bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan diujung akhir Ramadhan kualitasnya ibadahnya semakin meningkat, untuk meraih malam lailatul qadar. Mereka meninggalkan perkara-perkara yang tidak ada faedahnya, hanya menjadikan waktunya untuk memperoleh pahala dan rahmat Allah SWT.

Apakah puasa khusus ini hanya mampu dilakukan oleh para ustadz, kyai atau ulama saja? Jawabannya, setiap muslim yang beriman mampu mengamalkannya, kuncinya ialah kesadaran masing-masing atas kebutuhannya sebagai seorang hamba. Semakin seorang muslim sadar bahwa dirinya memerlukan ridho Allah swt, tentu bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mendekatkan dirinya kepada sang pencipta, karena berlipat pahala dan limpahan berkah ada dibulan Ramadhan.

Puasanya orang-orang khusus yang berbuah menjadi puasa yang istimewa, amal dan semangatanya tidaklah terhenti di akhir bulan Ramadhan saja. Justru kesusksesan puasanya dilihat keistiqomahannya di bulan-bulan setelah Ramadhan berakhir. Karena tidak sedikit umat muslim yang semangat beribadah di Ramadhan, setelah masuk bulan syawal dan seterusnya  semangat ibadahnya menurun.

Beruntunglah bagi muslim yang diberi kemudahan Allah swt untuk maksimal ibadah di bulan Ramadhan. Selain mereka orang-orang yang dirahmati Allah swt, kesadaran diri masing-masing insan sangat berpengaruh dalam memanfaatkan bulan Ramadhan dengan baik. Semoga kita diberi kemudahan oleh Allah Swt, agar bulan Ramadhan di tahun 2020 ini kita maksimal beribadah dan menghamba kepada Allah swt, serta mampu memperoleh malam Lailatu Qadar. Amin.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *