“SOWAN” WALI SANTRI BARU DI PESANTREN AL AZKA

“SOWAN” WALI SANTRI BARU DI PESANTREN AL AZKA

Wali santri baru mengikuti acara “sowan” ke Pimpinan Pesantren Tahfizh Khusus Anak Al Azka, KH Abdul Aziz Mudzakir Al-Hafizh pada minggu 05 juli 2020. Acara yang diadakan pukul 15:30 di Gedung lantai 2 SDTQ Al Azka, dihadiri seluruh wali santri dan keluarga yang ikut mengantarkan santri menunggu di area pesantren. Mudir Pesantren Muhammad Iqbal S.Kom dan Kepala Sekolah SMPTQ Al Azka Siswono S.Si ikut hadir dalam acara Perdana wali santri “sowan” kepada pimpinan pesantren.

Seluruh wali santri datang ke pesantren sebelum jam 15:00, tidak hanya orang tua yang ikut mengantarkan putra-putri nyantri di pesantren Al Azka, tapi sanak saudara pun ikut mengantarkan. Sebelum dimulainya acara “sowan”, terlebih dahulu wali santri harus melakukan check in kelengkapan data santri untuk keperluan administrasi pesantren dan sekolah di kantor SDTQ Al Azka.

Dalam acara Sowan wali santri sangat antusias mengikuti rangkaian acara yang diadakan pihak pesantren. Selain untuk berkenal dengan sosok pimpinan Pesantren Al Azka, juga untuk mengetahui secara langsung sejarah berdiri Pesantren Al Azka. Muhammad Iqbal dalam kesempatan kali ini, memaparkan sejarah, visi misi, dan program pesantren harian kepada seluruh wali santri.

Acara Perdana Sowan merupakan inisiatif dari Muhammad Iqbal selaku Mudir Pesantren, tujuan utama acara Sowan ialah untuk memperkenalkan wali santri dengan Pimpinan Pesantren dan menitipkan secara langsung putra-putrinya di Pesantren Al Azka. Hal ini biasa dilakukan di pesantren-pesantren jawa tengah dan jawa timur. Saat wali santri mulai menyatrenkan putra-putrinya, akan Sowan (setelah diterima di pesantren) dahulu kepada Kyai, begitu juga saat santri selesai mondok, wali santri harus Sowan “pamit” kepada kyai.

Pentingnya acara Sowan ini menjadi alasan utama Pesantren Al Azka secara perdana mengadakan pada tahun ajaran baru 2020-2021. Sebab pimpinan pesantren K.H Abdul Aziz Mudzakir sempat menemukan wali santri yang sudah menitipkan anaknya selama 2 tahun. Namun, wali snatri tersebut tidak mengenal sama sekali siapa sosok pimpinan Pesantren Al Azka. “di Al Azka itu ada, anaknya sudah 2 tahun mondok. Waktu wali santrinya datang di pesantren mau nemuin saya. Tapi dia ngk tau, yang mana pimpinan pesantren” jelasnya.

Setelah acara Sowan selesai, yang berjalan sekitar 50 menit. Wali santri diminta oleh pengurus Pesantren untuk segera meninggalkan area pesantren sebelum pukul 18:00. Suasana haru perpisahan antara anak dan orang tua pun terlihat di Pesantren Al Azka. Sebagian besar santri baru terlihat tegar saat wali snatri mulai meninggalkan area Pesantren.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *